Jumat, 27 Mei 2016

· Konfigurasi proxy dan webmaster.


  • ·         Konfigurasi proxy dan webmaster.
    ·         Setelah client dan server terhubung melalui system router. Kita bias melanjutkan nya ke tahap instalasi proxy.
    ·         Yang pertama masuk ke rc.local -> “nano /etc/rc.local”
    ·         Masukan skrip yang bertuliskan “ iptables –t nat –A POSTROUTING –o eth0 –j MASQUERADE
    ·         Setelah itu keluar dan jangan lupa di save. Masuk ke sysctl.conf. “nano /etc/sysctl.conf”
    ·         Hapus tanda pagar di kalimat ip forward=4
    ·         Setelah itu kita keluarkan ISO cd 1 dari linux debian 7 dan masukan ISO cd 2 dari linux Debian 7 yang berisi instalan proxy. Dan jangan lupa di connect kan terlebih dahulu.
    ·         Kemudia ketikan “ apt-cdrom add”
    ·         Setelah itu “apt-get update”
    ·         Jika cd sudah terdeteksi. Kita bisa langsung meng install proxy dengan code “apt-get install squid”
    ·         Pastikan semua terinstal sampai selesai.
    ·         Jika sudah selasai. Masuk kedalam squid.conf. “nano /etc/squid/squid.conf”
    ·         Kemudian masuk kedalam “cache mgr” untuk memasukan email aktif anda jika ada sesuatu masalah anda bias di hubungi oleh client.
    ·         Masuk nya ketika anda masih di dalam tab squid dan tekan ctrl+w dan ketikan “cache_mgr”
    ·         Hapus tulisan webmaster dan ketikan email aktif anda.
    ·         Sesudah itu save. Dan masih di tab squid masukan melalui ctrl+w “cache_mem 8”
    ·         Ketika ada tulisan 8MB. Ganti angka 8 nya menjadi angka 32.
    ·         Sesuadah itu masuk ke” http_port 3128” dan masih di tab squid juga
    ·         Tambahkan transparent di belakang tulisan http port 3128
    ·         Kemudian masuk ke “acl connect”
    ·         Tambahkan di bawah tulisan acl connect tulisan ini :
    ·         acl url dstdomain “etc/squid/url.txt”
    acl key url_regex –i “etc/squid/key.txt”
    acl lan src (ip address lan)
    ·         http_access deny url
    http_access deny key
    http_access allow lan
    http_access allow all

    ·         setelah itu sudah di ketikan. Kita keluar dari tab squid dan masuk kedalam “nano /etc/squid/url.txt” untuk menambkah url yang akan di blokir melalui system proxy.
    ·         Ketika sudah masuk kedalam tab tersebut, masukan url yang akan di blokir. Contoh “detik.com”
    ·         Setelah itu kita masuk kedalam “nano /etc/squid/key.txt” untuk menambahkan kata kunci yang akan di blokir oleh system proxy.
    ·         Ketika sudah masuk ke tab tersebut bias langsung masukan kata kunci. Contoh “porno”
    ·         Setelah itu keluar dan jangan lupa save semua konfigurasi yang telah anda buat.
    ·         Ketikan “squid –z”
    ·         Kemudian“/etc/init.d/squid stop”
    ·         Kemudian ketikan “/etc/init.d/squid start”
    ·         Dan setelah itu “/etc/init.d/squid restart”
    ·         Setelah selesai kita masuk kembali ke rc.local
    ·         Dan tidak lupa untuk menambahkan “iptables –t nat –A PREROUTING –s (ip eth1 beserta prefix) tcp –p –dport 80 –j REDIRECT—to-port 3128” di bawah ip tables yang sebelum nya.
    ·         Kemudian keluarkan ISO cd 2 dan masukan ISO cd 1 kembali.
    ·         “apt-cdrom add”
    ·         Dan langsung install “apt-get install apache2 php5”
    ·         Setelah itu selesai konfigurasi di Linux tinggal konfigurasi di proxy di client dengan melakukan setting manual proxy dengan menghubungkan client ke eth1.
    ·         Jika url dan kata kunci yang anda masukkan kedalam tab pemblokiran sebelum nya eror ketika di ketikan di Mozila atau search engine lainnya, berarti proxy berhasil. Jika ingin mengetahui apa terhubng dengan proxy. Kita bisa menghubungi nya melewati mengetikan ip eth1 linux tadi dan ketikan di tab url. Jika ada tulisan “It Works”, berate pun berhasil.
  •  
  • Jika anda ingin lebih jelas lagi mempelajari nya. Anda bisa mengunjungi video yang telah saya buat di URL ini : https://www.youtube.com/watch?v=jx42jUqLm9U

Konfigursi Router pada Linux Debian 7



  • ·         Konfigursi Router pada Linux Debian 7
  • ·         Masuk ke Interfaces dengan cara “nano /etc/network/interfaces”
  • ·         Jika eth0 sudah terkonfigurasi, tinggal diganti yang tadi nya “allow-hotplug eth0” menjadi “auto eth0”
  • ·         Isi semua Address, netmask, network, broadcast, dan default gateway yang tepat untuk eth0.
  • ·         Jika eth0 sudah terkonfigurasi, lanjutkan ke eth1.
  • ·         “auto eth1”
  • ·         Address (Beda dari eth0 berupa net id maupun host id)
  • ·         Netmask(default)
  • ·         Network(cocok kan dengan eth1)
  • ·         Broadcast(cocok kan dengan eth1)
  • ·         Keluar jangan lupa di save dan di restart. “ /etc/init.d/networking restart”
  • ·         Kemudian atur konfigurasi di network adapter VMnet1. Hubungkan client ke eth1. Yang berarti Eth1 sebagai Deafault Gateway.
  • ·         DNS nya dari eth0 dan eth1.
  • ·         Jika sudah berhasil bisa langsung di coba ping untuk mengetest apa kah client dan server sudah terhubung.
  •  Jika ingin lebih jelas lagi, bisa di lihat video yang telah saya buat di URL ini: https://www.youtube.com/watch?v=_88zsJADB_k

Rabu, 25 Mei 2016

Instalasi Linux Debian 7.


Langkah langkah instalasi debian


·         Nyalakan terlebih dahulu Virtual Machine(VM Ware) yang ada di laptop anda.

·         Kemudian pilih new virtual machine.

·         Pilih yang Typical sebagai rekomendasi dari VM ware nya sendiri.

·         Pilih installer melalui disk image file atau iso.

·         Masukan nama virtual machine kalian. Bisa dengan nama kalian atau apa pun.

·         Masukan size hardisk yang ingin di masukkan. Sebagai contoh 6 GB saja. Dan jangan lupa untuk pilih option split.

·         Sesudah itu pilih customize hardware karena dibutuhkan dua ETH. Jadi klik customize hardware

·         Pilih add

·         Dan pilih network adapter.

·         Pilih host only dan terakhir finish.

·         TUnggu sampai jendela instalasi debian muncul.

·         Ketika muncul kita pilih option install yang paling atas.

·         Pilih bahasa “English”

·         Pilih lokasi kalian berada. Jika tidak ada di option kita bias pilih other dan cari melalu benua kalian berada. Saya pilih “Indonesia”

·         Pilih server United States

·         Pilih Keymap Amercian English

·         Kemudian nanti akan muncul konfigurasi network dan kita konfigurasi eth0 terlebih dahulu karena kita akan menghubungkannya terhadap jaringan internet.

·         Ketika muncul loading dan menunjukan DHCP langsung di cancel saja karena kita melakukan system Static.

·         Dan akan muncul panduan kita pilih “configure network manually”

·         Masukkan ip yang net id nya sama dengan IP internet ISP.

·         Biarkan netmask tetap dalam keadaan default.

·         Gateway pasti sudah default dan di akhir dengan host id “1”

·         Name server pun dari ISP nya

·         Kemudia nanti akan muncul configure selanjut nya setelah loading  yang dia awali dengan memasukan hostname terlebih dahulu.

·         Kalian bias masukan hostname dengan nama kalian.

·         Kemudian kalian akan memasukan domain name. Contoh “gumelar.com”

·         Kemudian kalian memasukan password root.

·         Kemudian akan ada perintah memasukan kembali password

·         Masukan full name for new user

·         Masukan username

·         Masukan password buat user

·         Kemudia aka nada perintah memasukan kembali password buat user.

·         Kemudian kita ketahap setting waktu

·         Pilih zona waktu yang sesuai dengan lokasi anda. Misal nya saya pilih “Western” karena saya ada di daerah barat Indonesia

·         Kemudian akan muncul panduan untuk melakukan setting DISK PARTITION

·         Pilih manual

·         Pilih option yang bertuliskan “SCSI3”

·         Setelah memilih option tersebut akan muncul pilihan kita mau atau tidak untuk membuat partisi

·         Setelah itu akan muncul option lain dan kita pilih yang ada tulisan “FREE SPACE”

·         Pilih create new patition

·         Kemudian aka nada tab untuk memasukan berapa banyak yang akan dibutuhkan untuk suatu ROOT.

·         Karena yang tersedia sekitar 6,4 GB, kita akan membagi nya menjadi tiga partisi. Yang masing masing adalah 2 GB

·         Untuk root pilih primary

·         Pilih beginning

·         Dan kemudian pilih done

·         Tahap membuat partisi home sama dengan yang pertama yang dimulai dari Free space sampai dengan done. Yang membedakan hanya ketika memilih primary atau logical. Kita pilih logical.

·         Dan langsung done.

·         Kemudian membuat partisi swap

·         Hampir sama dengan membuat partisi home. Yang membedakan ketika akan berakhir di paling atas ada tulisan “Use as” kita masuk kedalam dan pilih swap area dan baru done.

·         Setelah itu kita finish

·         Pilih yes pada write changes to disk

·         Ketika pilihan untuk meng intall package software menggunkan CD. Karena kita menggunakan ISO. Kita pilih no.

·         Kemudian ada pilihan untuk mendownload dari server. Karena kita sudah punya package ISO. Jadi pilih ISO.

·         Kemudian ada pilihan apakah kita ingin melakukan partisipasi dalam survey. Karena tidak terlalu penting kita pilih. “NO”

·         Kemudian ada pilihan selection software. Yang sudah tercentang adalah “SSH” dan “Standart System Untilities”. Kita hapus saja SSH nya karena kita hanya akan menginstal untuk yang pertama.

·         Hapus nya dengan menekan tombol space

·         Kemudian akan ada pilihan akan menginstall GRUB loader. Kita pilih YES

·         Finish the installation
Ketika sudah muncul pilihan login berarti anda berhasil. Cukup mudahkan

Biar lebih mudah bisa liat video yang ada di URL ini : 

https://www.youtube.com/watch?v=lxsovrroBOs 

Terima kasih.